Selasa, 30 Oktober 2012

KURIKULUM DAN TEORI-TEORI PENDIDIKAN

Diposkan oleh anggarwatiriscaputantri di 09.41
Reaksi: 


Kurikulum mempunyai hubungan yang sangat erat dengan teori pendidikan. Suatu kurikulum disusun dengan mengacu pada satu atau beberapa teori kurikulum, dan teori kurikulum diturunkan atau dijabarkan dari teori pendidikan tertentu. Kurikulum dapat dipandang sebagau rencana konkretpenerapan dari suatu teori pendidikan. Minimal ada empat teori pendidikan yang banyak dibicarakan para ahli pendidikan dan dipandang mendasari pelaksanaan pendidikan, yaitu pendidikan klasik, pendidikan pribadi, pendidikan interaksional dan teknologi pendidikan.


1.      Pendidikan Klasik

Pendidikan Klasik dapat dipandang sebagai konsep pendidikan tertua. Konsep pendidikan ini bertolak dari asumsi bahwa seluruh warisan budaya, yaitu pengetahuan,ide-ide, atau nilai-nilai telah ditemukan para pemikir terdahulu.Pendidikan berfungsi memelihara,mengawetkan dan meneruskan semua warisan budaya tersebut kepada generasi berikutnya. Menurut teori pendidikan klasik, guru atau pendidik merupakan ahli dalam bidang ilmu dan juga contoh atau model nyata dari pribadi yang ideal.Siswa merupakan penerima pengajaran yang baik, tetapi sebagai penerima informasi sesungguhnya mereka pasif. Kurikulum pendidikan klasik lebih menekankan isi pendidikan, yang diambil dari disiplin-disiplin ilmu, disusun oleh para ahli tanpa mengikutsertakan guru-guru, apalagi siswa. Isi disusun secara logis,sistwmatis dan berstruktur dengan berpusatkan pada segi intelektual, sedikit sekali memperhatikan segi-segi psikologis peserta didik.


2.      Pendidikan Pribadi

Pendidikan pribadi lebih mengutamakan peranan siswa. Konsep pendidikan ini bertolak dari anggapan dasar bahwa sejak dilahirkan, anak telah memiliki potensi-potensi, baik potensi untuk berfikir,berbuat, memecahkan masalah ataupun untuk belajar dan berkembang sendiri.Pendidikan pribadi lebih menekankan pada proses pengemabngan kemampuan siswa. Materi ajar yang dipilih sesai dengan minat dan kebutuhan siswa. Pengembangan kurikulum dilakukan oleh guru-guru dengan melibatkan siswa. Tidak ada kurikulum standar, yang ada adalah kurikulum minimal yang dalam implementasinya dikembangkan bersama siswa. Isi dalam proses pembelajaranya selalu berubah sesuai dengan minat dan kebutuhan siswa.


3.      Teknologi Pendidikan

Teknologi pendidikan mempunyai persamaan dengan pendidikan klasik tentang peranan pendidik dalam menyampaikan informasi. Keduanya juga mempunyai perbedaan, sebab yang diutamakan dalam teknologi pendidikan adalah pembentukan dan penguasaan kompetensi bukan pengawetan dan pemliharaan budaya lama. Mereka lebih berorintasi pada masa sekarang dan yang akan datang. Perkembangan teknologi pendidikan dipengaruhi dan sangat diwarnai oleh perkembangan ilmu dan teknologi. Teknologi telah masuk ke semua segi kehidupan, termasuk dalam pendidikan. Dalam konsep teknologi pendidikan, isi pendidikan dipilih oleh tim ahli bidang-bidang khusus. Isi pendidikan berupa data-data objektifdan keterampilan – keterampilan yang mengarah pada kepada kemampuan vocational. Isi disusun dalam bentuk desain program atau desain pengajaran yang disampaikan menggunakan media elektronika.


4.      Pendidikan Interaksional

Konsep pendidikan ini bertolak dari pemikiran manusia sebagai makhluk sosial. Dalam kehidupanya, manusia selalu membutuhkan manusia lain,selalu hidup bersama,berinteraksi dan bekerja sama. Pendidikan sebagai salah satu bentuk kehidupan juga berintikan kerjasama dan interaksi. Dalam pendidikan interaksional, belajar lebih dari mempeljari fakta-fakta. Siswa mengadakan eksperimental dari fakta-fakta tersebut, memberikan interpretasi yang bersifat menyeluruh serta memahaminya dalam konteks kehidupan.Kurikulum pendidikan iteraksioanal menekankan baik pada isi maupun proses pendidikan sekaligus. Isi pendidikan terdiri atas problem nyata yang aktual yang dihadapi dalam kehidupan dimasyarakat.

0 komentar:

Poskan Komentar

 

BELAJAR ITU MENYENANGKAN Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos